Tigas prakerin


A.MEDIA KOMUNIKASI HUMAS  


A. Media Humas

     Humas atau public relation  adalah pekerjaan yang berkaitan dengan aspek penyebaran informasi. Sasaran dari humas adalah pihak umum baik dari bagian eksternal maupun internal dalam suatu perusahaan. oleh karena itu, pelayanan kehumasan pasti memerlukan suatu media karena media adalah segala macam saluran atau bentuk yang digunakan untuk menyalurkan informasi. Dalam bagian ini kita akan membahas tentang apa itu media humas, tujuan, serta perannya dalam kegiatan pelayanan 

1. Pengertian media humas

    Media humas adalah segala bentuk media yang digunakan dalam praktek kehumasan dengan tujuan publikasi produk. Dengan demikian, media humas digunakan agar produk yang disampaikan oleh humas tersebut bisa disampaikan kepada khalayak umum. Media humas bersifat lebih kepada publikasi dan komunikasi. 

Media humas memiliki tujuan-tujuan sebagai berikut:
  • Mempromosikan suatu produksi sehingga dapat meningkatkan pemasaran produk suatu perusahaan.
  • Membuat komunikasi antara perusahaan dengan khalaak umum atau pihak lain dapat terlaksana dengan terus menerus.
  • Meningkatkan kepercayaan publik.
  • Meningkatkan citra perusahaan di mata pihak lain atau khalayak umum. 

2. Persamaan antara Media humas dengan Iklan
    Bila kita membandingkan antara media humas dengan iklan, maka kita akan menemukan kesamaan-kesamaan yang ada diantara keduanya. Berikut adalah kesamaan-kesamaan antara media humas dengan media iklan:
a. Kampanye periklanan dan kampanye humas sama-sama menggunakan berbagai macam media
b. Para praktisi humas berhubungan dengan para editor, jurnalis, serta para produser TV dan radio,      sedangkan para praktisi periklanan lebih banyak berhubungan dengan para manager iklan dari berbagai perusahaan, petugas iklan di media massa (radio, koran, televisi, majalah, dan sebagainya). 
c. Iklan sifatnya jauh lebih komersial dibandingkan dengan kehumasan. 

3Jenis Media Humas yang Digunakan Dalam Pelayanan Kehumasan
  • Media Pers
  • Media Audio Visual
  • Radio
  • Televisi
  • Pameran (Exhibition)
  • Bahan-Bahan Cetakan (Printed Material)
  • Penerbitan Buku Khusus (Sponsored Books)
  • Surat Langsung (Direct Mail)
  • Pesan-Pesan Lisan (Spoken Words)
  • Pemberian Sponsor (Sponsorship)
  • Jurnal Organisasi (House Journals)
  • Ciri Khas (House Style) dan Identitas Perusahaan (Corporate Identity)
  • Bentuk-Bentuk Media Humas Lainnya 
4. Jenis Media Humas dalam Kaitannya informasi dikalangan publik internal perusahaan, dan biasanya bersifat non komersial. 
    Berikut adalah media-media yang termasuk dalam kategori media humas internal:
1) Jurnal Internal 
2) Papan Pengumuman
3) Kaset Video
4) Stasiun Radio Sendiri
5) Jaringan Telepon Internal
6) Kotak Saran

 Media Humas Eksternal
    Berikut adalah janis-janis media humas eksternal:
1) Jurnal Eksternal
2) Media Audiovisual
3) Literatur Edukatif
4) Komunikasi Lisan
5) Pameran
6) Seminar
7) Sponsor

B. Pemilihan Media Komunikasi Humas

1.  Teknik dan Cara Pemilihan Media Komunikasi yang Sesuai dengan Lingkungan Humas
      Teknik dan cara pemilihan media komunikasi humas adalah yang sesuai dengan publiknya. Hal ini bergantung pula pada empat faktor berikut ini:
     a. Cara Pendekatan
     b. Keterampilan petugas humas
     c. Anggaran 
     d. Kebijaksanaan

2. Kelebihan dan Kekurangan Beberapa Media Komunikasi Humas
   
    a. Radio 

   1) Kelebihan Radio 
       a) Penyampaian gagasan sederhana dan langsung
       b) Teks luwes (mudah dikoreksi)
       c) Punya publik khusus
   2) Kekurangan Radio 
       a) Dialog dan materi kurang variasi
       b) Fakta tak bisa dibeberkan lengkap
       c) Melelahkan (suara dan waktu terbatas)
       d) Hanya bisa didengarkan sekali

    b. Siaran Televisi 

    1) Kelebihan Siaran Televisi 
        a) Jangkauan Masyarakat Luas
        b) Audio Visual
    2) Kekurangan Siaran Televisi 
        a) Biaya mahal 
        b) Komunikasi satu arah
        c) Siaran cepat
        d) Daya beli mahal

    c. Surat Kabar

    1) Kelebihan Surat Kabar
        a) Menjangkau semua lapisan masyarakat
        b) Murah
    2) Kekurangan Surat Kabar
       Penyampaian berita bergantung penulis, tanpa memperhatikan kemampuan pembaca.

   d. Media Online

   1) Kelebihan Media Online 
       a) Trending (terutama media sosial dan blog)
       b) Menjangkau seluruh dunia (internasional)
       c) Menjangkau seluruh lapisan masyarakat
       d) Dapat di akses kapan dan dimana saja
       e) Terdokumentasi
   2) Kekurangan Media Online 
       a) Butuh akses internet
       b) SDM bidang media online masih terbatas
       c) Butuh keterampilan khusus mengelola dan menulis di media online (internetPengertian Komunikasi Efektif
Komunikasi efektif yaitu komunikasi yang mampu menghasilkan perubahan sikap (attitude change) pada orang lain yang bisa

B. PENGERTIAN KOMUNIKASI
Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain. Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini disebut komunikasi nonverbal.
Faktor yang mempengaruhi komunikasi
Faktor yang mempengaruhi komunikasi diantaranya :
Latar belakang budaya
Interpretasi suatu pesan akan terbentuk dari pola pikir seseorang melalui kebiasaannya, sehingga semakin sama latar belakang budaya antara komunikator dengan komunikan maka komunikasi semakin efektif.
Ikatan kelompok atau group
Nilai-nilai yang dianut oleh suatu kelompok sangat mempengaruhi cara mengamati pesan.
Harapan
Harapan mempengaruhi penerimaan pesan sehingga dapat menerima pesan sesuai dengan yang diharapkan.
Pendidikan
Semakin tinggi pendidikan akan semakin kompleks sudut pandang dalam menyikapi isi pesan yang disampaikan.
Situasi
Perilaku manusia dipengaruhi oleh lingkungan/situasi.

Unsur-unsur Komunikasi

Untuk dapat berkomunikasi secara efektif kita perlu memahami unsur-unsur komunikasi, antara lain:
  1. Komunikator.
Pengirim (sender) yang mengirim pesan kepada komunikan dengan menggunakan media tertentu. Unsur yang sangat berpengaruh dalam komunikasi, karena merupakan awal (sumber) terjadinya suatu komunikasi.
  1. Komunikan
Penerima (receiver) yang menerima pesan dari komunikator, kemudian memahami, menerjemahkan dan akhirnya memberi respon.
  1. Media
Saluran (channel) yang digunakan untuk menyampaikan pesan sebagai sarana berkomunikasi. Berupa bahasa verbal maupun non verbal, wujudnya berupa ucapan, tulisan, gambar, bahasa tubuh, bahasa mesin, sandi dan lain sebagainya
  1. Pesan.
Isi komunikasi berupa pesan (message) yang disampaikan oleh Komunikator kepada Komunikan. Kejelasan pengiriman dan penerimaan pesan sangat berpengaruh    terhadap kesinambungan komunikasi
  1. Tanggapan.
Merupakan dampak (effect) komunikasi sebagai respon atas penerimaan pesan. Diimplentasikan dalam bentuk umpan balik (feed back) atau tindakan sesuai dengan pesan yang diterima.
Tujuan Komunikasi Efektif
  • Tujuan dari Komunikasi Efektif sebenarnya adalah memberi kan kemudahan dalam memahami pesan yang disampaikan antara pemberi informasi dan penerima informasi sehingga bahasa yang digunakan oleh pemberi informsi lebih jelas dan lengkap, serta dapat dimengerti dan dipahami dengan baik oleh penerima informasi, atau komunikan.
  • Agar pengiriman informasi dan umpan balik atau feed back dapat seimbang sehingga tidak terjadi monoton. Selain itu komunikasi efektif dapat melatih penggunaan bahasa nonverbal secara baik.

C.FUNGSI KOMUNIKASI EFEKTIF

Dengan berkomunikasi, kita dapat menjalin hubungan, saling pengertian dengan orang lain karena komunikasi memiliki beberapa fungsi yang sangat penting, di antaranya adalah:
  1. Fungsi informasi.
Untuk memberitahukan sesuatu (pesan) kepada pihak tertentu, dengan maksud agar komunikan dapat memahaminya.
  1. Fungsi ekspresi.
Sebagai wujud ungkapan perasaan / pikiran komunikator atas apa yang dia pahami terhadap sesuatu hal atau permasalahan.
  1. Fungsi kontrol.
Menghindari terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan, dengan memberi pesan berupa perintah, peringatan, penilaian dan lain sebagainya.
  1. Fungsi sosial.
Untuk keperluan rekreatif dan keakraban hubungan di antara komunikator dan komunikan.
  1. Fungsi ekonomi.
Untuk keperluan transaksi usaha (bisnis) yang berkaitan dengan finansial, barang dan jasa.

Hambatan-hambatan Komunikasi Efektif

Hambatan komunikasi
Di dalam komunikasi  selalu ada hambatan yang dapat mengganggu kelancaran jalannya proses komunikasi . Sehingga informasi dan gagasan yang disampaikan tidak dapat diterima dan dimengerti dengan jelas oleh penerima pesan atau receiver.
Menurut Ron Ludlow & Fergus Panton, ada hambatan-hambatan yang menyebabkan komunikasi tidak efektif  yaitu adalah:
  1. Status effect
Adanya perbedaaan pengaruh status sosial yang dimiliki setiap manusia.Misalnya karyawan dengan status sosial yang lebih rendah harus tunduk dan patuh apapun perintah yang diberikan atasan. Maka karyawan tersebut tidak dapat atau takut mengemukakan aspirasinya atau pendapatnya.
  1. Semantic Problems
Faktor semantik menyangkut bahasa yang dipergunakan komunikator sebagai alat untuk menyalurkan pikiran dan perasaanya kepada komunikan. Demi kelancaran komunikasi seorang komunikator harus benar-benar memperhatikan gangguan sematis ini, sebab kesalahan pengucapan atau kesalahan dalam penulisan dapat menimbulkan salah pengertian (misunderstanding) atau penafsiran (misinterpretation) yang pada gilirannya bisa menimbulkan salah komunikasi (miscommunication). Misalnya kesalahan pengucapan bahasa dan salah penafsiran seperti contoh : pengucapan demonstrasi menjadi demokrasi, kedelai menjadi keledai dan lain-lain.
  1. Perceptual distorsion
Perceptual distorsion dapat disebabkan karena perbedaan cara pandangan yang sempit pada diri sendiri dan perbedaaan cara berpikir serta cara mengerti yang sempit terhadap orang lain. Sehingga dalam komunikasi terjadi perbedaan persepsi dan wawasan atau cara pandang antara satu dengan yang lainnya.
  1. Cultural Differences
Hambatan yang terjadi karena disebabkan adanya perbedaan kebudayaan , agama dan lingkungan sosial. Dalam suatu organisasi terdapat beberapa suku, ras, dan bahasa yang berbeda. Sehingga ada beberapa kata-kata yang memiliki arti berbeda di tiap suku. Seperti contoh : kata “jangan” dalam bahasa Indonesia artinya tidak boleh, tetapi orang suku jawa mengartikan kata tersebut suatu jenis makanan berupa sup.
  1. Physical Distractions
Hambatan ini disebabkan oleh gangguan lingkungan fisik terhadap proses berlangsungnya komunikasi. Contohnya : suara riuh orang-orang atau kebisingan, suara hujan atau petir, dan cahaya yang kurang jelas.
  1. Poor choice of communication channels
Adalah gangguan yang disebabkan pada media yang dipergunakan dalam melancarkan komunikasi. Contoh dalam kehidupan sehari-hari misalnya sambungan telephone yang terputus-putus, suara radio yang hilang dan muncul, gambar yang kabur pada pesawat televisi, huruf ketikan yang buram pada surat sehingga informasi tidak dapat ditangkap dan dimengerti dengan jelas.
  1. No Feed back
Hambatan tersebut adalah seorang sender mengirimkan pesan kepada receiver tetapi tidak adanya respon dan tanggapan dari receiver maka yang terjadi adalah komunikasi satu arah yang sia-sia. Seperti contoh : Seorang manajer menerangkan suatu gagasan yang ditujukan kepada para karyawan, dalam penerapan gagasan tersebut para karyawan tidak memberikan tanggapan atau respon dengan kata lain tidak peduli dengan gagasan seorang manajer.PROSES PENYUSUNAN PESAN KOMUNIKASI


Keterampilan Teknis (Technical Skill)
            Kemampuan untuk menggunakan keahlian khusus dalam melakukan tugas tertentu, kemampuan memilih, mengolah, menyajikan pesan, menggunakan media yang tepat dan mempertimbangkan efek yang mungkin terjadi dalam proses komunikasi
Keterampilan Kemanusiaan (Human Skill)
            Yaitu kemampuan untuk bekerja sama dengan orang lain; berupa rasa percaya, antusias, keterlibatan secara tulus dalam hubungan interpersonal.
Menurut Keith Davis ada tiga falsafah human skill yang menjadi dasar hubungan manusiawi:
ž  Mutual interest; seorang manajer harus menitikberatkan kepentingan bersama, bukan kepentingan individu
ž  Human dignity
            Pada dasarnya manusia ingin dihargai, dihormati atau diperhatikan. Harga diri merupakan etika utama atau moral dalam human relations yang pada akhirnya diperlakuakn sebagai manusia (human being) yang terhormat dan mempunyai harga diri
ž  Melihat Perbedaan-perbedaan pada individu
            Setiap manusia memiliki Frame of reference dan Field of experience yang berbeda
Keterampilan Konseptual (Conceptual Skill)
            yaitu kemampuan mengidentifikasi dan menganalisis masalah serta mengambil keputusan yang efektif

Tiga Tahap Penyusunan
Pesan
  1. Perencanaan
  2. Pengorganisasian
  3. Revisi
A.    Perencanaan
      Dalam fase ini dirancang hal-hal yang cukup mendasar seperti maksud/tujuan komunikasi, audiens yang menerima pesan, ide pokok (main idea) pesan-pesan yang akan disampaikan dan media yang akan digunakan.

B.     Pengorganisasian
      Proses ini dimulai dengan merangkai kata, kalimat, paragraf dan memilih ilustrasi untuk mendukung ide pokok bahasan
C.    Revisi
      Yaitu proses penelaahan kembali terhadap substansi dan struktur pesan yang telah direncanakan agar menjadi lebih efektif.

Perencanaan pesan meliputi:
 1. Penetapan tujuan
 2.    Analisis audiens
 3.    Penentuan ide pokok
 4.    Pemilihan saluran dan media

a.       Penetapan Tujuan
Tujuan komunikasi dalam suatu organisasi/perusahaan
-          Memberi informasi
-          Melakukan persuasi
-          Melakukan Kolaborasi
b.      Cara Menguji Tujuan
-          Apakah tujuan tersebut realistis?
-          Apakah waktunya tepat?
-          Apakah orang yang menyampaikan pesan sudah tepat?
-          Apakah tujuan selaras dengan visi misi organisasi/perusahaan?
c.       Analisis Audiens
Analisis audiens meliputi: siapa, bagaimana latar belakang usia, pendidikan, jenis kelamin, minat, dan apa yang ingin mereka ketahui?
d.      Penentuan Ide Pokok
Dalam menentukan ide pokok dapat dilakukan teknik curah pendapat (brainstorming) dalam bentuk
-          Story teller’s tour
      Mendengarkan dan menelaah pesan-pesan yang disampaikan; rasionalitas, nada, dan implikasinya
-          Random list
      Menuangkan ide dalam tulisan, memilih dan memilah bagian-bagian penting
-          FCR (Finding, Conclusion, Recomendation) worksheet
      Memanfaatkan lembar kerja, untuk menjelaskan temuan, simpulan dan rekomendasi
-          Jurnalistic approach (who, what, when, where, why and how)
      Menggunakan 5w+1H untuk menjelaskan ide pokok
-          Question and answer chain
      Melihat dari perspektif audiens melalui pengajuan pertanyaan dan memperhatikan jawaban

e.       Pemilihan Saluran Media
Pesan-pesan harus disampaikan melalui dua saluran; yaitu lisan (oral) dan tertulis (written)
-          Bentuk-bentuk pesan lisan: percakapan interpersonal, pembicaraan lewat telepon, wawancara kerja, diskusi kelompok, seminar, lokakarya, program pelatihan, pidato formal, presentasi dan lainnya.
-          Bentuk-bentuk pesan tertulis: surat, memo, proposal, laporan dsb.
KOMUNIKASI LISAN
KOMUNIKASI TERTULIS
Feedback bisa langsung
Feedback tertunda
Pesan relatif sederhana dan mudah diterima
Pesan rinci, kompleks dan perlu perencanaan yang matang
Audiens dapat berada dalam satu lokasi-terbatas
Audiens tersebar luas
Dapat berinteraksi langsung dalam memecahkan masalah
Sulit berinteraksi langsung dalam memecahkan masalah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Definisi profil organisasi